SINOPSIS:
Buku puisi “Menyunting Bulan Sabit” merupakan sebuah rekaman perjalanan yang sarat makna dari Ni Luh Putu Mahaputri, seorang penyair yang telah lama berproses dalam dunia penulisan. Buku ini menjadi penghormatan dan refleksi atas pengalaman belajar dan berproses bersama mendiang Umbu Landu Paranggi, seorang guru besar dalam dunia sastra Indonesia.
Dalam buku ini, pembaca akan menemukan kumpulan puisi dan prosa yang mengangkat tema-tema mendalam tentang hubungan antara manusia dengan Sang Pencipta. Dengan jujur dan apa adanya, Mahaputri mengungkapkan gejolak batin yang sangat manusiawi—mulai dari rasa syukur, kepasrahan, dan kekaguman, hingga sisi gelap manusia seperti keegoisan dan keterbatasan diri. Setiap tulisan dalam buku ini mengajak pembaca untuk meresapi fragmen-fragmen perasaan dan pemikiran yang sering kali menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, namun jarang sekali dapat diungkapkan dengan kata-kata.
Sebagai sebuah hasil dari proses kreatif yang panjang, buku ini mengakui bahwa kesempurnaan tidak selalu terletak pada ketidakhadiran kekurangan. Justru, ketidaksempurnaan itulah yang menjadikannya sempurna, karena itulah hakikat manusia—terbatas, rapuh, namun tetap memiliki kekuatan untuk bertumbuh dan belajar. Puisi-puisi yang terkumpul dalam “Menyunting Bulan Sabit” adalah bagian dari pencarian tersebut, yang menggambarkan perjalanan batin yang terus berkembang, seiring dengan waktu dan pemahaman baru tentang kehidupan, diri, dan Tuhan.
Melalui buku ini, Ni Luh Putu Mahaputri menyuguhkan sebuah perjalanan batin yang kaya akan makna, memperlihatkan bahwa dalam keterbatasan dan ketidaksempurnaan, terdapat keindahan yang patut disyukuri.
Penulis : Ni Luh Putu Mahaputri
Editor : Moch Satrio Welang
Desain Sampul : Legu Adi Wiguna
ISBN : 978-623-10-5928-4


